Pembelajaran On-line Di Tengah Pandemi Covid

JAKARTA – Pandemi virus corona memengaruhi perekonomian hampir semua negara di seluruh dunia. Tak terkecuali juga di Indonesia yang dampaknya terlihat dari ekonomi Indonesia yang minus 5,32% di kuartal II-2020. Pembatasan penyebaran informasi negatif dan hoax menjadi langkah yang penting untuk diambil Judi Slot Online dalam menjaga kepercayaan publik dan memperkuat ketahanan yang berimplikasi pada stabilitas harga dan ketersediaan kebutuhan masyarakat. Mungkin dengan adanya wabah ini mendudukkan kita pada posisi yang tidak prima, namun dalam setiap krisis yang terjadi, selalu ada peluang yang mengikutinya.

Knowledge Sector Initiative mendukung pembuat kebijakan di Indonesia untuk mengembangkan kebijakan pembangunan yang lebih efektif dengan menggunakan penelitian, data, dalam membuat analisis yang lebih baik. KSI bekerja dengan penyedia hasil penelitian dan lembaga pemerintah untuk meningkatkan kualitas penelitian dan memperkuat relevansinya sehingga dapat digunakan untuk mendukung penyusunan kebijakan. KSI juga bekerja untuk meminda peraturan dan praktik yang mendukung penelitian berkualitas dan membuat penggunaan bukti dalam penyusunan kebijakan menjadi lebih mudah. “Pengangguran meningkat, konsumsi masyrakat melambat karena kehilangan pendapatan,” kata Bambang saat menjadi pembicara di diskusi daring KSIxChange 22 dengan tema ‘Industri Indonesia di Tengah Pandemi COVID-19’ yang digelar pada Kamis, 14 Mei 2020. “Kalau rumah sakit penuh saat ini, ya memang posisinya saat ini kasus sedang tinggi-tingginya. Jadi tidak bisa dikatakan dengan rumah sakit penuh, lalu untung, seolah-olah rumah sakit mencari keuntungan.

Petani apalagi petani penggarap adalah kelompok rentan dari segi ekonomi, resiko terpapar virus, dan mortalitas akibat terinfeksi virus Covid-19. Antisipasi dan persiapan harus dilakukan matang karena tingkat pengetahuan dan pendidikan masyarakat pedesaan yang kurang dibandingkan dengan di daerah perkotaan. Kampanye publik harus lebih masif dan terstruktur, menggunakan metode dan saluran yang paling efektif untuk kelompok sasaran di atas, terutama untuk pembudayaan kebiasaan-kebiasaan yang disyaratkan pada protokol perlindungan standar Covid-19. Elemen masyarakat baik formal maupun casual (pemimpin-pemimpin, orang berpengaruh, dan influencer casual di pedesaan) serta organisasi-organisasi kemasyarakatan harus dilibatkan dalam edukasi terkait protokol Covid-19. Selain itu, alat perlindungan kesehatan di pedesaan juga harus disediakan, terutama masker, juga fasilitas-fasilitas hand-sanitizer di tempat publik dan sentra-sentra produksi. Demikian juga pelarangan mudik harus dipertegas dibarengi dengan mendorong masyarakat pedesaan agar melarang anggota keluarganya untuk mudik.

Untuk itu, menjaga keaman rumah dan juga keluarga sangat penting untuk dilakukan. Untuk itu, Anda harus bisa mempersiapkan keuangan agar bisa tetap berusahaa keras melewati kondisi ekonomi yang semakin tidak menentu. Bukan hanya untuk Anda yang sedang mengandalkan gaji dari pekerjaan saja, namun untuk Anda para wirausahawan juga. Krisis ekonomi ini akan banyak menampar sebagian besar sektor industri dalam segala skala bisnis. Berikutnya dalam situasi kedua di mana vaksin telah ditemukan tapi belum didistribusikan sepenuhnya dan tujuan nasional berfokus untuk mulai mengembangkan ekonomi, terdapat beberapa kebijakan yang dapat diberlakukan.

Indonesia sudah mengalami krisis saat pandemi ini

Kemudian, meskipun berkepadatan rendah dalam aktivitas produksi, tidak berarti kepadatan rendah pula dalam aktivitas non-produksi di pedesaan seperti di pemukiman maupun di pasar-pasar tradisional. Selain itu, tingkat pendidikan di pedesaan yang relatif rendah, membuat pemahaman masyarakat akan protokol perlindungan terhadap virus seperti mencuci tangan, bersin yang aman, bisa jadi lebih rendah daripada di perkotaan. Risiko juga diperparah dengan kondisi geografis pedesaan yang sering cukup terpencil dan jauh dari fasilitas kesehatan yang cukup untuk menangani pasien yang terpapar Covid-19. Terakhir, migrasi musiman, seperti mudik lebaran, juga pengangguran di perkotaan sebagai dampak dari krisis, akan membuat masyarakat pedesaan cukup rentan terkena Covid-19 dari para pendatang.