Dampak Positif Dan Negatif Penggunaan Gadget

Munculnya berbagai situs media sosial seperti line, instagram, path, skype memungkinkan kita untuk menambah banyak teman, bahkan dari berbagai belahan dunia sekalipun. Seperti sudah disampaikan di atas, banyak cara yang harus dilakukan dan tidak ada jaminan suatu cara akan tepat di semua situasi. Mereka tidak bisa didik dengan cara yang sama dengan generasi sebelumnya. Kita, generasi X, harus rela mengorbankan established order generasi untuk memahami dan mengantarkan generasi Z dan Alpha ke Zaman yang berbeda.

Tapi, bagi anak yang sudah terlanjur tak bisa lepas dari permainan di layar gadget, tentu membatasi penggunaan gadget akan menjadi usaha yang tidak mudah. Selain itu, jawaban untuk pertanyaan ini akan bersifat coba-coba dan apabila ditemukan cara jitu di sebuah tempat, belum tentu jitu di tempat lain. Oleh karena itu semua orang tua dan guru harus mencari jawaban masing-masing. Namun demikian secara umum setidaknya ada dua jalur pokok solusi yaitu mengurangi kecanduan anak terhadap gadget, dan meningkatkan konten edukatif dalam teknologi digital. Kita menghadapi generasi Z dan generasi Alpha yang one hundred pc dibentuk oleh teknolgi digital. Gadget pinter sepeti HP dan pill telah mencandui anak-anak hingga pikiran mereka hampir setengahnya berpikir tentang konten elektronik.

Mendorong mereka untuk lebih banyak bermain di luar ruangan adalah salah satu cara yang ampuh untuk membuat anak-anak lepas dari gadget-nya. Bermain di luar juga memiliki manfaat yang banyak, yaitu memungkinkan mereka untuk menjelajahi lingkungan mereka, mengembangkan kekuatan dan koordinasi otot, dan mendapatkan kepercayaan diri. Demikian sebuah penelitian yang diterbitkan oleh The Kaiser Family Foundation, sebuah organisasi nirlaba dari AS.

Menurut Robert Lustig, profesor pediatrik dari University of Southern Carolina, anak dan remaja memang paling rentan kecanduan gadget, karena bagian prefrontal fortex mereka belum berkembang sempurna. Pandemi corona atau COVID-19 membuat banyak orang melakukan aktivitasnya di rumah, termasuk anak-anak. Anak-anak melakukan kegiatan belajar atau mengisi kegiatan hariannya lebih banyak dengan gadget, sehingga menyebabkan anak-anak kecanduan.

Cara agar anak tidak ketagihan alat elektronik

Meningkatkan aktivitas anak di dalam rumah atau di luar rumah bisa menyita perhatian anak dan lupa dengan gadget. Kalian para orang ua bisa mengajak anak untuk lari pagi atau bersepeda di hari libur, mengajak anak memasak bersama, atau berkunjung ke rumah saudara. Jika kamu mengalami cyberbullying, kamu mungkin ingin menghapus aplikasi tertentu atau mencoba offline selama beberapa lama agar kamu merasa pulih.

Beri anak crayon, buku, atau sepeda untuk membuatnya tetap sibuk dengan dunia nyata, bukan menjadi kecanduan gadget. Materi keempat dibawakan oleh Khina Januar R., S.I.Kom.,M.M., M.I.Kom, beliau menyampaikan Literasi kesehatan adalah segala pengetahuan yang berhubungan dengan bidang kesehatan, khususnya yang berkaitan dengan pola hidup sehat. Di tengah masa pandemi ini Literasi kesehatan memiliki tujuan untuk mengedukasi masyarakat tentang Bahaya yang ditimbulkan akibat adanya virus corona, Upaya pencegahan, Gejala Covid 19 dan Lainnya. Adanya pandemi ini membuat kita sebagai manusia untuk lebih peduli terhadap kesehatan. Untuk Mendapatkan informasi tentang kesehatan membutuhkan kemampuan untuk mencari, menemukan, memilih, memercayai, memahami, membandingkan hingga mengaplikasikannya untuk mengatasi suatu masalah kesehatan.

Orang tua juga bisa berteman dengan anak di sosial media, namun bukan untuk mengawasi namun untuk melihat siapa teman-teman mereka. Hal itu dilakukan agar orang tua bisa mengetahui anak aman di dunia digital. Saat ini, upaya pelibatan anggota masyarakat secara aktif terhadap peningkatan kesadaran mengenai kesehatan sudah mulai banyak dilakukan. Hal itu dapat dilihat dari aksi sosial yang dilakukan oleh beberapa kelompok masyarakat, mulai dari organisasi profesi, komunitas, hingga perseorangan.

Tidak ada yang dapat menggantikan manfaat kebebasan bermain di luar untuk meningkatkan perkembangan fisik dan sensorik anak-anak dan imajinasi mereka, ditambah lagi bermain itu menyenangkan. Karena kurang beraktivitas di luar ruangan, anak-anak menderita kekurangan vitamin D, yang melemahkan otot dan tulang dan berkontribusi terhadap diabetes dan obesitas. Tindakan yang salah setelah gunakan beragam alat elektronik ini bahkan dapat berakibat fatal Agen PAY4D. 2.Atur waktu saat anak mengakses gadget mereka yang bisa dilihat dari usia anak. Untuk anak 1 hingga 1,5 tahun sebaiknya jangan diizinkan untuk pegang gadget. Usia 1 hingga 5 tahun cukup satu jam dan harus ada screen breaks, sementara usia 6 hingga 12 tahun waktu mengakses adalah 2 jam per hari masih dengan display screen breaks.

Selain mendapat informasi tentang teknologi terbaru, anak-anak dan orang tua dapat meningkatkan interaksi positif bersama. Misalnya, mengajak anak untuk mendiskusikan sesuatu yang viral di media sosial, karakter yang menjadi idola, atau aplikasi yang sedang digunakan oleh milenium. Interaksi positif adalah kunci awal yang harus dilakukan oleh orang tua. Orang tua harus dapat meluangkan waktu untuk berinteraksi dengan anak secara langsung. Meskipun anak-anak di bawah thirteen tahun secara teknis tidak diizinkan untuk menggunakan situs media sosial seperti Instagram, tetapi banyak anak di sekolah dasar yang telah menggunakannya, demikian seperti diwartakan Parents.