Mothers, Begini Trik Agar Anak Mau Makan Sayur

Carrot cake, pumpkin muffin hingga zucchini bread dapat Anda buat. Anda dapat mencampurkan aneka sayuran enak ke dalam sajian cake yang manis dan bertekstur empuk. Agar rasanya semakin enak, Anda juga dapat mencampurkan sayuran dengan potongan pisang atau mentega yang harum untuk menutupi aroma langu sayuran. [newline]Lantas, bagaimana cara menghadapi si kecil yang tidak menyukai atau susah makan sayur? Berikut tips-tips yang dapat Anda terapkan di rumah, dilansir dari PsychologyToday.

Jadi, tak apa untuk tetap menaruh brokoli di piring dan selipan sayur lain saat jam makan. Jika bujukan sudah tak mempan, berikan variasi warna sayur dalam piring atau bisa juga memberikan reward saat mereka berhasil menghabiskan sayurnya. Biasanya, anak-anak akan semangat jika dimintai tolong untuk melakukan hal yang biasa dilakukan orang dewasa. Minta ia mencuci sayur, memotong sayur , memetik bayam, atau mencampur potongan sayur ke dalam adonan.

Ia akan merasa kurang lengkap jika tidak ada asupan sayur dalam menu makanannya. Sayuran segar, seperti buncis, jamur, dan wortel, dipilih Tina untuk bahan masakan sehatnya melalui unggahannya di YouTube. “Buncis bagus untuk pencernaan karena mengandung serat yang banyak, wortel, dan jamur enak sekaligus kaya antioksidan,” ujarnya.

Selain itu tanaman ini mengandung lebih sedikit karbohidrat ketimbang biji-bijian yang lain. Jadi sangat cocok jika anda ingin menghindari penimbunan lemak lewat makanan. one hundred Gram biji Wijen mengandung 10 miligram zat besi dan dikenal sebagai sumber zat besi nabati paling baik.

Ajak anak juga ikut berpartisipasi dalam menyajikan buah dan sayur. Tidak hanya dalam makanan padat, kamu juga bisa mengenalkan berbagai sayuran melalui minuman. Campur wortel, tomat, atau timun dalam jus atau smoothies yang sudah ditambah es agar lebih menyegarkan. Jika aromanya agak ‘langu’ campur dengan buah yang memiliki rasa kuat, seperti stroberi atau jeruk. Lalu, dokter cantik ini juga menyarankan agar orangtua harus memberikan edukasi tentang kesehatan jika mengonsumsi sayur dan buah-buahan. Terkait dengan trik membuat si kecil mau makan sayur saat sahur atau berbuka puasa, Prof Aryono mengatakan, ada dua cara yang bisa dicoba para orangtua.

Karena jika kamu memberikan hal itu, maka kamu sama saja menyuruh dan membiarkan anak, untuk mencoba serta mengonsumsi makanan yang tidak sehat. Sehingga, kedepannya anak akan merasa lebih tertantang, untuk mencoba jenis sayuran lainnya yang belum pernah dimakan. Sebab, apresiasi ini diperlukan untuk menciptakan kesan menyenangkan, ketika anak berhasil mencoba sayur yang tidak ia suka. Di sana, anak biasanya akan bertanya terkait sayur maupun buah-buahan yang dijumpainya. Dengan begitu, pengetahuan anak akan sayur dan buah pun bertambah. Sebagian besar orang, termasuk anak-anak mungkin akan tertarik untuk mencoba sesuatu hal, apabila hal tersebut terlihat menyenangkan.

Cara agar anak mau makan sayur

Melansir dari Nova.id, seorang Culinary Nutrition Expert, Mia Maria, memotong sayur menjadi ukuran yang kecil dapat menjadi trik agar anak mau memakan sayur. Setelah anak mulai menyukai sayur, baru orangtua dapat memberikan sayur dengan cita rasa yang lebih kuat seperti bayam, asparagus, atau kubis. Apabila anak Anda menyukai wortel yang kaya akan Vitamin A, padukan dengan bayam, brokoli, atau bok choy untuk asupan kalsium pada tulang. Setelah kita pelajari trik di atas, kini waktunya Ibu dan Ayah untuk memandu anak agar memakan segala jenis sayur. Moms bisa menyediakan buah potong, jus buah, atau makanan ringan yang terbuat dari sayur. Jika dilakukan dengan konsisten, maka anak akan terbiasa untuk tidak makan jajanan yang tidak sehat.

Variasi dari jenis buah dan sayur yang diberikan kepada anak juga harus diatur. Tips agar anak doyan sayur yang terakhir, yaitu memberikan hadiah apabila anak mau makan sayur. Pasalnya, jika kamu selaku orang tua juga tidak membiasakan diri makan Situs Judi Slot sayuran, khususnya di depan anak, maka anak akan berpikir kalau makan sayur bukan lah hal yang penting. Maka dari itu, untuk mengimbangi konsumsi makanan lain dengan sayuran, kamu bisa melatih anak makan sayur sejak anak sudah mulai MPASI.